Jenis Jam Tangan Pria yang Bisa Dikoleksi Semua Kalangan

Kalian suka mengoleksi jam tangan? Kalian bisa mengoleksi jam tangan dengan banyak jenis. Sebuah jam tangan dapat menampilkan kepribadian dari yang menggunakan jam tangan tersebut. Bisa juga menyampaikan selera dari yang menggunakan jam tangan tersebut. Memilih jam tangan memanglah tidak mudah, ada banyak hal yang perlu kalian pertimbangkan sebelum kalian membeli jam tangan tersebut. Seperti pada desain, model, kegunaan, dan masih banyak faktor lainnya yang harus kalian pertimbangkan sebelum membeli jam tersebut.

Jam tangan pria tidak hanya jam analog saja atau digital saja lho ternyata. Masih ada banyak lainnya jenis jam tangan lainnya yang sering dipamerkan di Baselworld, sebuah pameran dagang industri arloji dan juga perhiasan internasional, yang diselenggarakan setiap musim semi di kota Basel, Swiss. Yuk ketahui ada jenis apa saja yang ada pada jam tangan pria yang perlu kalian ketahui Login Sbobet sebelum kalian membeli jam tangan tersebut untuk mengoleksinya. Berikut diantaranya.

Jam Tangan Analog

Pasti semua orang sudah mengetahui jenis jam yang satu ini, tidak hanya pada jam tangan pria saja tetapi juga ada pada jam tangan wanita. Jam tangan analog memiliki tampilan dial yang dilengkapi dengan jarum jam (hour hand), minute (minute hand), detik (second hand), dan angka romawi (hour mark). Ada jam tangan analog dengan angka tradisional dan jam tangan analog dengan angka romawi.

Sebagian besar jam tangan analog memiliki tanda mewakili 60 menit dalam satu jam. Biasanya hour hand lebih pendek dibanding dengan minute, dan second hand. Istilah analog merupakan sebuah retronim atau sebutan baru karena perkembangan teknologi digital yang menampilkan waktu pada layar LCD.

Jam Tangan Digital

Nah jam tangan yang satu ini juga pasti sudah ada banyak yang mengetahuinya karena jenis jam tangan yang satu ini juga ada banyak sekali digunakan oleh semua kalangan baik itu pria ataupun wanita. Jam tangan yang satu ini berbeda dengan jam tangan analog, jam tangan digital memiliki tampilan berupa angka yang tertera langsung pada layar LCD. Sumber daya jam tangan digital berasal dari baterai dan berbasis quartz. Jam tangan digital quartz tidak hanya menampilkan waktu saja. Fitur jam tangan digital lebih lengkap dibanding analog, seperti alarm, world time, stopwatch, kalender, GPS, hingga bluetooth untuk disambungkan pada smartphone kalian. Jam digital quartz juga biasanya lebih tahan guncangan dibanding analog.

Jam Tangan Automatic

Jam tangan dengan movement automatic menggunakan daya gerak untuk mengisi daya. Jam tangan otomatis merupakan jam tangan yang terus beroperasi karena gerakan pergelangan tangan pemakai yang teratur. Energi disimpan dengan menggunakan logam setengah-cakram, yang disebut rotor, dan berputar ketika lengan kita digerakkan. Daya hasil putaran rotor disimpan pada mainspring, yang kemudian disalurkan ke roda-roda gir sehingga jarum jam bergerak menunjukkan waktu dan fungsi-fungsi atau komplikasi lain.

Semua dilakukan secara mekanik, tanpa bantuan energi listrik lho. ketika jam tidak dipakai sekitar 48-72 jam, maka daya yang tersimpan pada mainspring atau power reserved akan habis. Karena itu kalian harus menggerakkannya kembali agar daya terisi. Jam tangan automatic sangat disukai para pecinta jam tangan karena selera rasa, jiwa, maupun estetika sebuah jam. Biasanya, jam tangan otomatis menggunakan transparent case back, sehingga kalian bisa menikmati roda-roda indah yang bekerja untuk menggerakkan jam tangan. Jika kalian menyukai keindahan jam, sejarah, dan nilai tradisional tanpa memikirkan akurasi waktu, jam tangan automatic ini akan cocok dengan kalian.

Jam Tangan Chronograph

Jam tangan chronograph memiliki sejarah panjang dan terkenal. Banyak penggemar kronograf modern mungkin tidak menyadari bahwa kronograf pertama diciptakan untuk menyenangkan Raja Louis XVIII dari Perancis. Raja cukup suka pacuan kuda dan ingin tahu persis berapa lama setiap perlombaan berlangsung. Pada tahun 1821, ia menugaskan pembuat arloji kerajaan, Nicolas Rieussec, untuk mengembangkan arloji yang memungkinkan dapat mengejar hasratnya.

Hingga sekarang, jam tangan chronograph masih dicari bukan karena fungsinya, melainkan desainnya yang membuat dial lebih unik.”Kronograf” hanyalah sebuah kata mewah untuk sebuah “stopwatch.” Menggunakan chronograph itu mudah, kalian cukup menekan crown di samping jam tangan untuk memulai atau menghentikan stopwatch. Tekan tombol bawah untuk mengatur ulang kembali ke nol.

Jam Tangan Diving

Diver watches, diving watches, atau jam tangan diving ditujukan untuk para penyelam profesional. Diving watch adalah jam tangan yang dirancang untuk penyelaman bawah air yang memiliki fitur, tahan air lebih besar hingga 100 m (330 kaki). Jam tangan penyelam yang khas akan memiliki daya tahan air sekitar 200 hingga 300 m (660 hingga 980 kaki), meskipun teknologi modern memungkinkan terciptanya jam tangan selam yang bisa lebih dalam. Bahkan sekarang ada jam tangan hingga 2000 m water resistant, lho.

Sebenarnya upaya memproduksi jam tangan selam sudah ada sejak abad ke-17. Namun, jam tangan penyelam baru sukses pertama kali pada abad ke-19. Jam tangan tahan air awalnya hanya dibuat khusus untuk setiap pelanggan individu dan harganya sangat mahal. Tidak sampai tahun 1930-an jam tangan khusus penyelam ini menjadi sukses secara komersial. Diving watch komersial pertama secara resmi disertifikasi oleh Laboratorium Swiss untuk Horologi di Neuch√Ętel, Swiss untuk dapat menahan tekanan 443 kaki tanpa bocor dan hal ini dengan cepat menarik perhatian angkatan laut dan penyelam profesional di seluruh dunia.

Dress Watch

Dress watch adalah jam tangan yang paling elegan di antara model lainnya. kalian tidak memerlukan banyak komplikasi, ada dua hal yang paling penting dari sebuah dress watch, yakni desain dan waktu. Dress watch harus sederhana dan minimalis, bukan arloji mencolok yang berhiaskan berlian atau kronograf besar. Tetapi walaupun sederhana, jam tangan ini tidak dimaksudkan untuk dikenakan dengan celana jeans dan t-shirt. kalian hanya boleh memakainya dengan setelan jas atau tuxedo.

Jam Tangan Quartz

Sebuah arloji kuarsa diberdayakan oleh osilator elektronik yang disinkronkan dengan kristal kuarsa. Arus listrik menyebabkan bagian dalam kuarsa berdenyut dengan frekuensi yang tepat. Frekuensi dipecah melalui integrated circuit di mana daya dilepaskan melalui rotor dan membuat jam tangan bergerak. Jam tangan kuarsa akan membutuhkan penggantian baterai dari waktu ke waktu. Dalam istilah hidrologis, sejarah jam tangan kuarsa sangat singkat. Pada tahun 1928 para ilmuwan di Bell Labs menyadari bahwa quartz crystal yang bergetar dapat memberikan sinyal referensi yang jauh lebih tepat untuk mengatur jam daripada jam tangan mekanik atau automatic.

Selama sepuluh tahun berikutnya, osilator kuarsa perlahan mulai menggantikan jam regulator pendulum sebagai standar referensi. Namun, perlu waktu lebih dari 30 tahun, sebelum teknologi ini dapat dibuat cukup kecil dan cukup murah untuk membuat jam tangan kuarsa menjadi praktis. Ukuran fisik, biaya, masa pakai baterai, daya tahan, dan masa pakai kristal semuanya menghadirkan rintangan signifikan bagi pengembangan jam tangan praktis. Sehingga jam tangan ini merupakan penemuan hebat hingga sekarang. Popularitas jam tangan quartz melonjak, dan revolusi kuarsa hampir menghancurkan industri arloji tradisional selama tahun 1970-an.